Posted by: afromadhoni | August 28, 2008

Telurnya Pecah

Hore…

Kurang lebih satu mingguan nggak posting akhirnya hari ini telurnya pecah :P . Padahal asumsi dulu setelah KP dan daftar ulang semester baru kelar akan ada banyak waktu untuk kegiatan yang satu ini. Eh ternyata dugaan itu meleset. Ternyata saya bukan seorang Planner yang jempolan. Hehe… Nggak papa ‘kan, toh namanya juga hanya sebuah corat-coret (halah… ngeles lagi..)

Hm… Hampir 7 bulan tidak menginjakkan kaki di Gresik membuat rasa rindu akan kampung halaman semakin menjadi-jadi. Alhamdulillah rasa itu bisa terobati.

Habis acara family gathering di carita, keesokan harinya ingin segera balik ke Bandung. Cuma entah kenapa, koq saya kayak mendapat ‘bisikan’dari mana gitu, yang mengatakan jangan buru-buru balik. kayak ada sesuatu yang ketinggalan… apaan yah.. Oh… saya ingat kalo kapan hari saya pernah memiliki keinginan ingin tahu semua rute dari bus transJakarta. Saat itu masih ada 2 koridor lagi yang belum saya lewati. Koq kayak kurang kerjaan gitu ya. Tapi bukan Donny namanya kalau nggak begitu. hehe… Lagian nggak ada salahnya ‘kan. Kalau nggak saat itu kapan lagi! belum tentu juga setelah itu saya bisa datang lagi ke Ibukota, terlebih lagi dalam waktu dekat. Malahan awal-awal masa kP saya berencana mengunjungi tempat-tempat menarik di Jakarta kayak Ancol, TMII, Senayan (yang ini kesampaian meski cuma lewat doank ^_^), dan lain-lain. Tapi ya gitu, agaknya dugaan pribadi kalau saya bukan seorang perencana yang baik banyak benarnya. Memang itulah jadinya kalau seorang mahasiswa kere memiliki kemauan yang macem-macem :D

Puas keliling dari Kampung Melayu, Kampung Rambutan, Stasiun Kota, dan Ancol (yang ini juga lewat doank, nggak masuk :-) ) sorenya lansung bertolak ke Gambir. Kirain karena hari senin yang bukan weekend, saya akan dengan mudah memperoleh kereta kelas bisnis. Eh… sampai sana di kaca loket tertulis “tempat duduk habis”. Argh… jadi sebel. Mau nekad beli tiket tanpa kursi a.k.a berdiri saya sendiri males, secara saat itu membawa barang bawaan yang lumayan banyak. Dengan berat hati akhirnya saya beli tiket kelas eksekutif dengan harga 2 kali lipat dan nunggu  hampir 2 jam di dalam stasiun T_T. 3 hari di Bandung ngurus daftar ulang, saya langsung meluncur pulkam. Hore… mak, aku pulang mak!!! :P

Trus ngapain saja di rumah? tadinya ingin menyelesaikan laporan KP yang tinggal sedikit lagi. Tapi dasar saya yang memang salah satu tipikal orang yang jarang konkret, laporan itu cuma tersimpan rapi di dalam laptop nggak diapa-apain. Hihi… Selain itu ada acara kumpul teman SMA dulu. Kayaknya ini yang paling menyenangkan. Berbagi cerita di dunia mereka masing-masing lumayan bisa menginspirasi saya untuk bisa berbuat yang lebih baik lagi di masa kuliah mendatang. Tapi ya gitu, kalau hal itu dianalogikan sebagai fungsi time-domain kayak sifat eksponensial dengan gradien negatif. Semangatnya cuma di awal-awal doank. Habis itu..???? hehe.. ngerti sendiri lah…

Satu lagi yang jadi rencana saya ngisi liburan di rumah, Bloging. Hasrat itu ada karena di kasih tahu kalau di Gresik sekarang sudah ada tempat yang terpasang hotspot. Weh.. jadi penasaran pengen nyobain. Benar juga, aksesnya lumayan cepet nggak jauh beda sama yang di kampus. Cuma menurut saya penyedia layanan itu masih belum totally menfasilitasi hal ini. Tempatnya belum terkondisikan dengan baik. Jadinya saya agak risih juga kalo sendirian berselancar di dunia maya di tengah orang lalu-lalang dan orang jualan. Ahirnya nggak jadi dech nge-blognya (kalo yang ini kayaknya cuma nyari alasan saja, bilang saja pikiran lagi seret napa sih.. :D ).

Well, Meski tak lebih dari 10 hari liburan di rumah cukup bisa mengembalikan energi positif dalam menghadapi semester baru. Terlalu singkat-kah? tergantung juga sih. Kalo orang – orang di rumah mengatakan begitu. Kata mereka saya ini anak yang tidak betah untuk berlama-lama di rumah dan ingin segera kembali ke kampus. Mentang-mentang jadi anak Bandung gitu… Padahal kata teman-teman di kampus saya ini termsuk anak yang rajin pulang. Pulang lebih awal dan balik paling akhir :P . Bahkan salah seoarang teman yang sudah saya kenal dengan baik sejak tingkat pertama sering meledek saya saat masa-masa libur mau datang, ngingetin untuk segera pesan tiket. hihi.. Sebenarnya saya pribadi ingin mengisi sebagian masa liburan di kampus, mengingat saat – saat kayak gitu kemahasiswaan lagi rame-ramenya. Salah satunya yang kemaren angkatan saya lagi giat-giatnya menyelesaikan project instalasi pembangkit listrik skala pikohidro di daerah Garut. Mendengar cerita teman-teman yang terlibat di sana selama beberapa bulan membuat saya kadang merasa ngiri. Rasanya ada semacam rasa bangga, haru, dan senang yang amat sangat saat menyaksikan sumbangsih kita benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang memang membutuhkan.  Menyaksikan raut wajah penuh suka cita dari anak-anak kecil, kakek-nenek, dan ibu-ibu yang menggendong bayi saat pertama kali melihat seberkas cahaya untuk pertama kali di kampung mereka membuat diri ini semakin sadar ternyata masih terlalu banyak nasib beruntung yang saya alami hari ini yang seharusnya disyukuri. Satu hal yang sering terlupa karena tercekoki sifat masih merasa kurang dengan apa yang sudah dimiliki saat ini.  Cuma sayangnya saya sendiri tidak dapat merasakan secara langsung semua itu, ya kar’na pulkam tadi. Tapi toh menurut saya itu bukan suatu keputusan yang salah. Bagaimanapun orang tua masih memiliki hak pada kita yang mesti kita tunaikan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.